Saat ini di mana pengunaan layanan AI semakin meluas untuk coding, terutama layanan yang disediakan oleh perusahaan yang basisnya di Amerika Serikat, kita patut waspada. Hal ini karena Amerika Serikat memiliki kebijakan yang mengatur ekspor produknya, termasuk produk IT. gambar diambil dari https://www.sirtbhopal.ac.in/blogs/new-era-of-artificial-intelligence-leading-from-transformation-of-industries-to-empowering-people Contohnya bisa kita lihat di halaman legal distro Linux Fedora berikut https://docs.fedoraproject.org/en-US/legal/export/ pada halaman tersebut di poin (a) tertulis (a) to a prohibited destination country under the EAR and the U.S. Department of Treasury, Office of Foreign Assets Controls (currently Cuba, Iran, North Korea, and the Crimea Region of Ukraine, subject to change as posted by the United States government); dengan jelas disebutkan penggunaan distro Linux Fedora di negara-negara yang disanksi embargo oleh Amerika Serikat yang meliputi Kuba, Iran, K...