Bagaimana Saya Menyikapi AI
Saya merasa sekarang adalah masanya terjadi perubahan paradigma dalam bidang rekayasa perangkat lunak akibat maraknya penggunaan AI. Kalau dulu source code dipandang sebagai hasil kerja kasar manusia, sekarang source code tersebut dengan mudah bisa digenerate oleh mesin dan ini terus berkembang. Di postingan sebelumnya saya merasa fenomena ini akan mengurangi nilai dari coding craftsmanship. Saat ini juga sebagian interaksi yang terjadi di internet, misalnya di medsos, dilakukan oleh mesin lewat adanya akun-akun hasil generate AI. Sebagai dosen jurusan IT saya juga menggunakan AI untuk membantu proses coding dengan sejumlah prinsip sebagai berikut 1. AI adalah tools, bukan pengganti manusia Tidak bisa dipungkiri bahwa generative AI dan model-model AI agent yang terus bermunculan ini sudah mampu menghasilkan source code program *dengan kualitas generated code yang beragam, tergantung model dan manusia yang mendesain konfigurasinya. Namun sebagai akademisi saya tetap menempatkan AI seb...