REST Web Service

Istilah REST yang merupakan singkatan dari Representational State Transfer pertama kali digunakan oleh Roy Fielding, salah seorang pelopor proyek web server Apache, pada disertasinya di University of California tahun 2000.
REST web service atau RESTful web service atau RESTful web API menggunakan arsitektur REST, memiliki karakteristik sebagai berikut

- Menggunakan method HTTP secara eksplisit

Salah satu karakteristik kunci dari RESTful web service adalah penggunaan method HTTP secara eksplisit.
Prinsip dasar desain REST membuat pemetaan one-to-one antara operasi create, read, update, dan delete (CRUD) dan method HTTP sebagai berikut
POST untuk membuat resource di server
GET untuk menerima resource
PUT untuk mengupdate atau mengubah state suatu resource
REMOVE untuk menghapus resource

- Stateless

Stateless web service membuat sebuah respon yang terhubung dengan halaman resource. Hal ini berbeda dengan stateful service yang menyimpan variabel dari request sebelumnya dan menggunakannya kembali dengan tambahan variabel baru untuk mengakses resource yang diminta oleh sebuah request baru. Ketika client membuat sebuah HTTP request, semua informasi yang dibutuhkan server untuk memenuhi request harus dikirim. Server tidak bergantung pada informasi yang dikirim dari request sebelumnya.

- Memiliki struktur direktori URI

Untuk mengakses RESTful web service digunakan sebuah URI (Uniform Resource Identifiers). URI adalah nama dan alamat dari sebuah resource.

- Pesan yang ditransfer dalam format XML, JavaScript Object Notation (JSON), atau keduanya.

RESTful web service tidak menggunakan WSDL, pesan yang dikirim dikemas dalam format XML dan JSON berbeda dengan SOAP web service yang menggunakan protokol khusus untuk pengiriman pesan.

Artikel ini merupakan saduran dari https://www.ibm.com/developerworks/webservices/library/ws-restful/ dengan beberapa tambahan.
Pertama kali ditulis di http://senengeblog.blogspot.co.id/2011/07/rest-web-service.html

Comments