Wisuda dan (uhuk) Nikah

Bukan, saya belum akan bercerita tentang wisuda saya karena memang belum terlaksana. Hari ini adik2 tingkat S1 Informatika di UNS melaksanakan wisuda, ada lumayan banyak nama yang cukup akrab dengan saya. Irul, Bagus, selamat semoga menjadi sarjana yang mabrur...

Ada dua peserta wisuda dari angkatan 2012 yang menjadi perhatian saya. Sudah empat tahun, ya sebenarnya wajar-wajar saja sih karena memang sudah waktunya lulus. Tapi bukan itu, ada dua orang adik tingkat peserta wisuda yang juga merupakan pasangan suami istri. Coba, dari teman seangkatan, kemudian nikah di saat masih kuliah, dan akhirnya wisuda bareng (tepat waktu pula studinya). Kabar pernikahan keduanya waktu itu tentu saja membuat teman-teman seangkatannya baper dan kakak tingkatnya bermuhasabah. Bukan, saya tidak akan mengajak teman-teman baper berjamaah...

Salut dek untuk keberanian kamu, kamu lelaki sejati seutuhnya...😅
Salut pula untuk orang tua keduanya yang mendukung keputusan anaknya. Tentunya saya baru bisa membayangkan betapa mengambil keputusan untuk menikah di usia muda dan belum lulus kuliah adalah sesuatu yang tidak mudah. Ditambah dengan kondisi sepikologis psikologis yang bisa dibilang masih labil, jadi bagi saya hal ini adalah sesuatu yang luar biasa.

"Lha trus kowe kapan mas?"
Halah, pasti kalian sudah sangat gatel ingin menanyakan pertanyaan itu. "Mohon do'anya, semoga do'a yang teman-teman panjatkan menjadi kebaikan dan membuka keberkahan untuk teman-teman juga"

Comments