Posts

Tentang Seleb Medsos

Image
Menggeliatnya jumlah pengguna internet di Indonesia memunculkan berbagai fenomena yang dahulu mungkin belum pernah terbersit dalam pikiran. Salah satunya adalah mengubah persepsi masyarakat tentang selebritis. Ya, label seleb sekarang bukan hanya milik para artis yang muncul di TV atau film, namun juga milik mereka yang eksis di medsos. Dahulu pernah ada istilah selebtwit, sebutan bagi akun twitter yang punya banyak follower dan cuitan yang banyak diretweet. Namun setelah popularitas twitter kian meredup, selebtwit seolah ikut tenggelam. Saya juga teringat, sebelum atau hampir bersamaan dengan era twitter, blog pernah berjaya dan memunculkan para seleblog. Tentu kita masih ingat nama semacam Raditya Dika atau Agus Mulyadi . Berbekal tulisan yang unik dan menggelitik, mereka menarik banyak pembaca setia. Namun kemudian seleblog pun menghilang seiring beralihnya minat para pengguna internet ke konten-konten multimedia seperti gambar dan video. Saya amati sekarang Instagram dan Youtub...

[Java] Mengapa Menggunakan IDE? (Text Editor VS IDE)

Image
Mungkin banyak pertanyaan di benak teman-teman yang baru belajar pemrograman Java, "Mengapa coding Java menggunakan IDE?". Memang di satu sisi IDE ( Integrated Development Environment ) terasa begitu kompleks dan rumit karena banyak hal dan istilah yang masih asing bagi pemula apabila dibandingkan dengan coding menggunakan text editor sederhana semisal notepad++. Sebagai gambaran, berikut ini saya tuliskan beberapa hal yang menjadi plus - minus menggunakan IDE apabila dibandingkan dengan text editor untuk coding bahasa Java. Minus IDE IDE relatif lebih berat dibandingkan text editor (membutuhkan RAM yang lebih banyak, CPU usage yang besar, dan memakan storage lebih banyak daripada text editor ). Hal ini sebenarnya adalah sesuatu yang wajar karena IDE memuat fitur yang lebih banyak daripada text editor . Plus IDE IDE memberi peringatan adanya kesalahan penulisan syntax . Contohnya sebagai berikut, saya menggunakan text editor Geany untuk mengedit sebuah fil...

Wisuda dan (uhuk) Nikah

Bukan, saya belum akan bercerita tentang wisuda saya karena memang belum terlaksana. Hari ini adik2 tingkat S1 Informatika di UNS melaksanakan wisuda, ada lumayan banyak nama yang cukup akrab dengan saya. Irul, Bagus, selamat semoga menjadi sarjana yang mabrur... Ada dua peserta wisuda dari angkatan 2012 yang menjadi perhatian saya. Sudah empat tahun, ya sebenarnya wajar-wajar saja sih karena memang sudah waktunya lulus. Tapi bukan itu, ada dua orang adik tingkat peserta wisuda yang juga merupakan pasangan suami istri. Coba, dari teman seangkatan, kemudian nikah di saat masih kuliah, dan akhirnya wisuda bareng (tepat waktu pula studinya). Kabar pernikahan keduanya waktu itu tentu saja membuat teman-teman seangkatannya baper dan kakak tingkatnya bermuhasabah. Bukan, saya tidak akan mengajak teman-teman baper berjamaah... Salut dek untuk keberanian kamu, kamu lelaki sejati seutuhnya...😅 Salut pula untuk orang tua keduanya yang mendukung keputusan anaknya. Tentunya saya baru bisa m...

[Android] Memberi Highlight (Penanda) Item Terpilih di ListView

Image
Komponen ListView memuat beberapa item yang membentuk list. Secara default, item yang terpilih pada ListView tidak diberi highlight. Namun kita dapat membuat supaya item ListView yang terpilih (diklik) ditandai (highlight) yang ditandai warna item yang berbeda dari item lain yang tidak dipilih. Contohnya dapat dilihat pada video berikut ini : Untuk membuat ListView menjadi seperti video di atas, tambahkan baris berikut ini di komponen ListView pada file layout android:choiceMode="singleChoice" android:listSelector="@android:color/darker_gray" contoh pemakainnya sebagai berikut <ListView android:id="@+id/lvGrammar" android:layout_width="match_parent" android:layout_height="wrap_content" android:layout_above="@+id/llGrammar1" android:layout_alignParentTop="true" android:choiceMode="singleChoice" android:listSelector="@android:color/darker_gray" ></ListView> Demikian tutorial s...

Berjuanglah Para Pejuang Tesis

30 Agustus 2016 Perjuangan belum selesai... Hari ini saya (memaksa) menyelesaikan paper tesis yang harus ditulis dalam bahsa Inggris. Untuk membuat tiga halaman A4 dengan format dua kolom per halamannya ternyata sangat menguras mental dan pikiran dengan kemampuan bahasa Inggris pasif ini. Sebaiknya membekali diri dengan kemampuan bahasa Inggris aktif agar hal-hal seperti ini bisa lebih mudah. Sementara itu, Adit dan Catur akhirnya telah mendapatkan jadwal sidang. Adit yang akan memulai pra-tesis dan Catur yang akhirnya maju kembali untuk menghadapi sidang akhir setelah harus membuat program tambahan yang diminta para penguji. Sedangkan saya sendiri masih berusaha supaya bisa maju sidang akhir. Semangat teman-teman, jangan menyerah, semoga dimudahkan... 31 Agustus 2016 Hai kamu, sudahkan targetmu hari ini tercapai? Hari yang cukup melelahkan dengan usaha untuk memenuhi deadline paper submission Submit ke mana mas? Ehm, tunggu nanti kalau sudah ada kabar Dan hari esok t...

[Linux] Systemd : Melihat List Service

Image
Saat ini banyak distro Linux yang menggunakan systemd untuk mengatur jalannya service . Untuk itu kita perlu mengetahui beberapa hal dasar terkait systemd. Kali ini saya akan membahas cara melihat daftar service yang tersedia di systemd. Untuk melihat daftar service yang tersedia untuk dijalankan melalui systemd systemctl list-unit-files --type=service enabled : service otomatis dijalankan ketika OS start disabled : service tidak otomatis dijalankan ketika OS start , service selalu dalam kondisi mati di awal OS start Untuk melihat service apa saja yang dijadikan startup (otomatis start ketika OS jalan) systemctl list-unit-files --type=service | grep enabled

Kiat-kiat Menjawab Pertanyaan "Kapan Nikah"

Image
Lebaran sebentar lagi, momen tersebut biasa kita gunakan untuk bersilaturahmi. Pada momoen tersebut kita sering menghabiskan waktu untuk bertemu sanak saudara atau sekedar melepas kangen dengan teman-teman semasa sekolah. Bertemu banyak orang bakal banyak hal yang akan dibahas, dan sayangnya tidak semua hal enak untuk dibahas. Misalnya, para mahasiswa tingkat akhir harus kuat menghadapi pertanyaan "kapan lulus" dan jomblowan-jomblowati yang sudah masuk usia siap nikah akan menghadapi teror pertanyaan "kapan nikah". Sudah menjadi kodratnya sebuah pertanyaan selayaknya diberikan jawaban, namun sering kali menjadi begitu sulit (atau begitu sakit) untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan tersebut. Demi mengurangi dampak psikologis yang menganggu pembangunan bangsa dan negara yang timbul akibat pertanyaan horor tersebut pada postingan kali ini saya akan membagikan kiat-kiat menjawab pertanyaan "kapan nikah" serealistis mungkin. Pertanyaannya sudah jelas "Ka...