Pembahasan UAS Mata Kuliah Pengembangan Aplikasi Bergerak

Soal no. 1 Pembahasan soal no. 1 Mendistribusikan aplikasi yang dibuat orang lain memiliki resiko yang besar terhadap akun Google Play yang kita miliki. Aplikasi yang dibuat orang lain bisa saja memuat malware ataupun konten yang tidak sesuai dengan ketentuan yang dibuat oleh Google, apabila hal tersebut ada di aplikasi yang diminta untuk kita upload, akun Google Play yang kita miliki dapat dibanned oleh Google. Jadi tidak disarankan untuk menggunakan akun Google Play developer untuk mengupload aplikasi yang dibuat oleh orang lain tanpa memastikan source code dan konten yang ada di dalamnya. Apabila tetap ingin mengunggah aplikasi yang dibuat oleh orang lain sebaiknya gunakan akun baru yang terpisah dari akun yang biasa kita gunakan. Soal no. 2 Pembahasan soal no. 2 Tracking aktivitas user di smartphone lazim digunakan untuk menghadirkan iklan yang terpersonalisasi, atau iklan yang sesuai dengan preferensi user. Hal ini akan meningkatkan peluang sebuah iklan diklik oleh user karena mem

Saran Minimum Hardware Requirement untuk Android Studio

Mengutip https://developer.android.com/studio, kebutuhan sistem minimal untuk melakukan instalasi Android Studio tergantung pada jenis sistem operasinya sebagai mana terlihat pada gambar berikut


Berdasarkan pengalaman, saya dapat merekomendasikan hal-hal berikut untuk instalasi Android Studio :
1. Gunakan laptop / PC dengan prosesor generasi terbaru (kalau bisa)
Saya menggunakan AMD A8 7410, keluaran tahun 2016, saat ini masih mampu untuk menjalankan Android Studio walaupun mulai terlihat ngos-ngosan. Apabila ada kemampuan finansial lebih saya ingin mengupgrade laptop saya, pengennya pakai Ryzen 5 lah minimal.

2. Gunakan SSD
Penggunaan SSD cukup membuat perbedaan yang signifikan dibanding ketika saya masih menggunakan harddisk konvensional. Waktu tunggu ketika membuka Android Studio terasa lebih cepat.

3. Gunakan OS yang enteng
Saya menggunakan Ubuntu 20.04 dengan modifikasi desktop. Lebih tepatnya saya tidak menggunakan desktop environment (Gnome, KDE, Xfce, dll), saya menggunakan window manager IceWM. Penggunaan window manager membuat konsumsi RAM saat idle jauh berkurang, laptop saya menggunakan sekitar 300-400 MB ketika kondisi idle dari cold start.
Penggunaan Windows 10 untuk coding Android Studio di laptop saya cukup membuat laptop memeras keringat, saya sangat tidak menyarankan apabila spek laptop pas-pasan.

4. Gunakan RAM 8GB ke atas
Pemakaian resource Android Studio lumayan besar. Sangat saya sarankan untuk menggunakan RAM minimal 8GB.

Demikian pengalaman saya terkait spek laptop untuk coding Android Studio. Penggunaan resource untuk coding menggunakan Android Studio lumayan banyak berdasarkan pengamatan saya, akibat dari penggunaan platform Java, gradle, dan penggunaan emulator. Oya kalau laptop pas-pasan speknya, menjalankan projectnya bisa langsung pakai real device, jangan pakai emulator.

Comments