Pembahasan UAS Mata Kuliah Pengembangan Aplikasi Bergerak

Soal no. 1 Pembahasan soal no. 1 Mendistribusikan aplikasi yang dibuat orang lain memiliki resiko yang besar terhadap akun Google Play yang kita miliki. Aplikasi yang dibuat orang lain bisa saja memuat malware ataupun konten yang tidak sesuai dengan ketentuan yang dibuat oleh Google, apabila hal tersebut ada di aplikasi yang diminta untuk kita upload, akun Google Play yang kita miliki dapat dibanned oleh Google. Jadi tidak disarankan untuk menggunakan akun Google Play developer untuk mengupload aplikasi yang dibuat oleh orang lain tanpa memastikan source code dan konten yang ada di dalamnya. Apabila tetap ingin mengunggah aplikasi yang dibuat oleh orang lain sebaiknya gunakan akun baru yang terpisah dari akun yang biasa kita gunakan. Soal no. 2 Pembahasan soal no. 2 Tracking aktivitas user di smartphone lazim digunakan untuk menghadirkan iklan yang terpersonalisasi, atau iklan yang sesuai dengan preferensi user. Hal ini akan meningkatkan peluang sebuah iklan diklik oleh user karena mem

Mengomentari Mas K dan Ghosting

Pagi buta ini timeline twitter riuh dengan sebuah kejadian yang menyangkut nama mas K. Kisah percintaan yang melibatkan mas K dengan mantan pacar menjadi trending topic yang memancing ribuan twit. Sebuah twit menjadi pemicu munculnya trending topic tersebut, yang menyayangkan kalau mas K sudah melakukan ghosting kepada mantan pacarnya. Menurut akun tersebut mas K menjauh tanpa kabar dari mantan pacarnya tanpa memberikan kepastian akan nasib hubungan mereka.

Membicarakan fenomena ghosting, ini adalah hal yang mungkin sering kita temui dalam realita penjajakan dan perhubungan. Mungkin telah terjadi sesuatu yang menyebabkan hubungan harus berakhir, dan itu sebenarnya wajar. Namun dengan melakukan ghosting ini akan menambah complicated dan saya yakin juga menimbulkan suasana awkward. Memang ga nyaman kalanya bagi sebagian orang untuk membicarakan untuk mengakhiri hubungan yang sudah dirintis. Ada rasa sungkan dan pekewuh untuk bicara dengan jelas bahwa memang ingin mengakhiri percintaan yang diharapkan bisa lanjut ke tahap yang lebih serius. Penyebab berakhirnya hubungan percintaan ini bisa macem-macem ya mulai dari tidak didapatkannya restu, atau mulai dirasanya hal-hal yang ternyata tidak klop satu sama lain. Salah satu pihak (biasanya laki-laki) akhirnya memilih untuk mundur, dengan cara menjauhkan diri, mengurangi interaksi. Harapannya mulai tercipta jarak sehingga kedekatan itu lama-lama akan pudar.

Sayangnya cara tersebut memang bukan opsi yang terbaik. Memang akan menjadi enak karena tidak perlu melakukan pembicaraan untuk putus yang saya yakin tidak nyaman untuk dibicarakan. Namun ini sebenarnya kurang baik lho, ada rasa canggung yang akan membekas. Setelah ini hubungan personal yang baik itu tidak akan sama lagi. Dulu pernah bersama-sama, setelah itu seolah menjadi orang yang tidak pernah kenal. 

Demi kemajuan negeri ini, mari kita budayakan menghindari ghosting. Kalau memang sudah tidak cocok ya mari bicarakan baik-baik. Tidak perlu ada rasa ga kepenak, eh sebenarnya memang tidak enak untuk membicarakannya. Namun demi kebaikan bersama dan kejelasan nasib apa salahnya mengutarakan maksud hati. Untuk mas K, semoga anda tidak tergoda untuk menjadi walikota, eeh.

Comments