Belajar OOP : Class dan Object

Apa itu class dan object?

Dalam Object Oriented Programming atau pemrograman berorientasi objek, terdapat konsep class dan object yang menjadi inti dari paradigma pemrograman tersebut.

Class adalah blueprint dari suatu object. Dapat dianalogikan class seperti cetakan kue. Class layaknya adalah alat yang digunakan untuk membuat kue.


 

Sedangkan object adalah hasil "cetakan" dari class, apabila class adalah cetakan kue maka object adalah kue hasil cetakannya.


Contoh lain ilustrasi class dan objek adalah sebagai berikut :
Terdapat tiga buah apel di atas meja makan, masing-masing apel adalah objek yang berbeda namun ketiganya memiliki persamaan yaitu sama-sama buah apel. Tiga buah apel di atas meja adalah objek, sedangkan classnya adalah buah apel.

Bagaimana membuat class dan object?

Sebelum membuat class dan object, perlu diketahui terlebih dahulu komponen dari sebuah class. Sebuah class memiliki nama class, atribut atau property, dan method-method atau fungsi. Sebuah class tidak harus memiliki atribut dan method, namun wajib diberi nama. Dalam paradigma OOP, class bisa merupakan representasi suatu benda yang ada di dunia nyata, misalnya Mahasiswa. Dalam contoh ini misalnya class diberi nama class Mahasiswa.

Class Mahasiswa dalam bahasa Java
public class Mahasiswa {
    
}

Class Mahasiswa dalam bahasa pemrograman Python

class Mahasiswa:
    pass

Keterangan: Keyword pass dalam Python mengindikasikan tidak ada action lain yang harus dilakukan. Atau dengan kata lain, class Mahasiswa tidak melakukan action apapun. Class mahasiswa pada kedua cotoh source code tersebut tidak memiliki atribut dan method.

Pengayaan :
Pilihlah sebuah objek di dunia nyata, buatlah code classnya dalam bahasa pemrograman Java atau Python!

diupdate pada 01/06/2021

Comments