Pembahasan UAS Mata Kuliah Pengembangan Aplikasi Bergerak

Soal no. 1 Pembahasan soal no. 1 Mendistribusikan aplikasi yang dibuat orang lain memiliki resiko yang besar terhadap akun Google Play yang kita miliki. Aplikasi yang dibuat orang lain bisa saja memuat malware ataupun konten yang tidak sesuai dengan ketentuan yang dibuat oleh Google, apabila hal tersebut ada di aplikasi yang diminta untuk kita upload, akun Google Play yang kita miliki dapat dibanned oleh Google. Jadi tidak disarankan untuk menggunakan akun Google Play developer untuk mengupload aplikasi yang dibuat oleh orang lain tanpa memastikan source code dan konten yang ada di dalamnya. Apabila tetap ingin mengunggah aplikasi yang dibuat oleh orang lain sebaiknya gunakan akun baru yang terpisah dari akun yang biasa kita gunakan. Soal no. 2 Pembahasan soal no. 2 Tracking aktivitas user di smartphone lazim digunakan untuk menghadirkan iklan yang terpersonalisasi, atau iklan yang sesuai dengan preferensi user. Hal ini akan meningkatkan peluang sebuah iklan diklik oleh user karena mem

Kotlin : Class

Silakan baca postingan berikut untuk melihat cara membuat project Kotlin https://www.ardhi.web.id/2020/12/membuat-project-kotlin-di-intellij-idea.html

Membuat class

Membuat class di Kotlin hampir sama seperti di bahasa Java, deklarasi class ditulis dengan keyword class diikuti nama class, misalnya
class Mahasiswa
Class memiliki properti / atribut, deklarasi atribut dapat dilakukan dengan keyword val untuk immutable variable (nilainya konstan, tidak dapat diassign berulang kali) atau var untuk mutable variable (nilainya dapat diassign berulang kali). Setelah keyword val / var, selanjutnya diikuti dengan tipe data dan nilai variabel (dapat langsung diisi atau diberi nilai null).
Contoh deklarasi variabel
var nim: String = "M0501001"

Tidak seperti Java, di Kotlin tanda semikolon (;) di akhir baris tidak diperlukan.

Menulis Function

Function ditulis dengan keyword fun diikuti dengan nama function, misalnya
fun showMahasiswa() {
}
Source code lengkap class Mahasiswa dapat dilihat sebagai berikut function showMahasiswa akan menampilkan isi dari setiap variabel dalam class Mahasiswa
Untuk menggunakan class Mahasiswa yang telah dibuat, deklarasikan variabel misalnya
val mahasiswa = Mahasiswa()
Berbeda dengan Java, tidak diperlukan keyword new untuk membuat instance baru. Selanjutnya nama function dapat dipanggil setelah nama instance dari class yang dibuat misalnya
mahasiswa.showMahasiswa()

Contoh source code langkap dari pembuatan instance class mahasiswa adalah sebagai berikut Jalankan file main.kt, hasil yang didapat adalah sebagai berikut


Constructor

Sebuah class di Kotlin dapat memiliki sebuah primary constructor dan beberapa secondary constructor. Primary constructor dideklarasikan pada class header, misalnya sebagai berikut
class Mahasiswa(val nim: String, val nama: String, val alamat: String) {
}
Penulisan class Mahasiswa dengan primary contructor harus diubah dengan menghapus assignment variable sehingga menjadi seperti berikut ini Sedangkan untuk pembuatan instance class Mahasiswa diubah dengan mengisi nilai variabel pada parameter class

Comments