Masih tentang Verifikasi Usia Pengguna Sistem Operasi
Masih melanjutkan postingan sebelumnya https://www.ardhi.web.id/2026/02/verifikasi-usia-pengguna-perangkat.html yang awalnya karena ga sengaja baca twit ini https://x.com/LundukeJournal/status/2026783141298360692. Di Amerika Serikat akan diberlakukan undang-undang baru yang mempengaruhi penggunaan sistem operasi, paling kerasa nanti Linux dan keluarga BSD.
Dimulai dari negara bagian California yang akan menerapkan "AB-1043 Age verification signals: software applications and online services." (https://leginfo.legislature.ca.gov/faces/billTextClient.xhtml?bill_id=202520260AB1043) mulai Januari 2027, isinya tentang kewajiban bagi user perangkat (komputer, laptop, smartphone) untuk mendeklarasikan usianya saat setup perangkat dilakukan.
Menurut UU mereka ini, perlu diketahui kelompok usia user misalnya user di bawah 13 tahun, user 13 - 16 tahun, user 16-18 tahun, dan user 18 tahun ke atas. Kalau kondisi sekarang sepertinya mirip perangkat Android yang minta user login pakai akun Google pas smartphone Android pertama kali mau dipakai, data pengguna ada di akun Google termasuk tanggal lahir yang bisa dipakai untuk menentuka usia user. Walaupun demikian UU di California ini udah kasih batasan supaya data yang diambil tetap anonim. Kalau saya baca-baca, mereka bikin UU itu sebagai bagian dari perlindungan buat anak-anak di sana dari pengaruh layanan internet yang ga sesuai dengan umurnya. Kalau sebelum ini pembatasan yang umum adalah di tingkat platform, user mau buka web tertentu yang dibatasi umur ya mereka harus daftar dulu di web tersebut dan verifikasi identitasnya buat tahu apakah usia mereka sesuai atau engga dengan konten yang ada. Nah sekarang pembatasan itu mau dilakukan di tingkat sistem operasinya langsung.
Ini akan mempengaruhi user komputer dan laptop juga, untuk MacOS sepertinya tinggal lanjut aja soalnya kalau pakai AppStore ada registrasi pengguna *tolong koreksi kalau salah. Namun hal ini sebenarnya udah banyak yang kontra ketika Windows mewajibkan user login pakai ID Microsoft. Kenapa? Karena ini berlawanan dengan prinsip privasi. Demikian pula hal ini bakal kontra dengan sistem operasi open source yaitu Linux dan keluarga BSD. Selama ini user Linux dan FreeBSD misalnya, tidak perlu daftar akun macam-macam yang merekam data penggunanya termasuk tanggal lahir. Bakal repot pula untuk sistem operasi yang ada di server, single board computer serta piranti IoT. Namun saya belum jelas apa ya server di sana juga perlu mekanisme memasukkan usia user. Udah banyak geliat penolakan ini dari komunitas Linux dan BSD.
Celakanya UU kontroversial ini bakal diikuti juga oleh negara bagian lain di AS yaitu Colorado https://x.com/ChibiReviews/status/2027151413860516180 yang sedang menyusun UU serupa. Ini bisa meluas ke negara-negara lain mengingat kondisi geopolitik saat ini yang mana ideologi sayap kanan sedang menguat.
https://reason.org/commentary/examining-californias-digital-age-assurance-act/

Comments
Post a Comment